29-03-2012
style aku kalo mau jalan sih biasa aja. cuma pake baju kaos, jeans, n sepatu kets aja uppss ga lupa pake jilbab dong pastinya :D simple aja sih, aku suka sesuatu yg simple n ga ribet.
ini nih beberapa foto narsis2an pas pake my favorite clothes ;) *cekidot!!!
Just ordinary attention :)
Get everything you want in my blog! Want more info? Just give comment in my post, and i will answer it :)
NOTE: if you want to copy, please show the link too ;)
"DON'T BE PLAGIARISM FROM OTHER PEOPLE'S SITE" thanks :*
NOTE: if you want to copy, please show the link too ;)
"DON'T BE PLAGIARISM FROM OTHER PEOPLE'S SITE" thanks :*
Myself
Translate
Sabtu, 31 Maret 2012
Selasa, 27 Maret 2012
Jumat, 23 Maret 2012
My favorite colour :*
Hijau melambangkan kesejukan dan kedamaian
Kelabu melambangkan jiwa yg
tertutup
Tips mengetahui aura warna anda: http://www.gelombangotak.com/arti_makna_aura.htm
1. Melihat Aura
Dengan Jari Tangan
Carilah tembok yang berwarna putih, lalu duduklah dengan tenang pada jarak 1/2 meter dari tembok. Ambil nafas sebanyak mungkin dan tahan selama mungkin. Lakukan sebanyak 5 kali. Gosoklah kedua telapak tangan hingga terasa hangat. Tempelkanlah masing-masing jari tangan kanan dan kiri saling berpasangan. Letakkanlah kedua tangan yang masih berpasangan tadi 30 cm didepan mata dengan latar belakang tembok berwarna putih. Renggangkanlah perlahan-lahan kedua telapak tangan saling menjauh. Perhatikanlah, antara kedua ujung jari tadi akan mengeluarkan garis cahaya putih. Itulah aura yang memancar dari ujung jari kita.
2. Melihat Aura Dengan Telapak Tangan
Tariklah nafas dan gosokkanlah kedua telapak tangan seperti pada cara No. 1. Tempelkanlah salah satu telapak tangan pada tembok yang berwarna putih. Tariklah nafas, tahan dan hembuskanlah. Lepaskan telapak tangan dari tembok. Amatilah bekas telapak tangan yang tertinggal ditembok. Itulah aura yang memancar dari telapak tangan dan lama kelamaan akan larut dalam aura alam.
3. Melihat Aura Diri Sendiri
Letakkanlah cermin besar dihadapan kita. Duduklah dengan tenang. Usahakanlah latar belakang tembok berwarna putih dan penerangan berupa lampu neon. Tariklah nafas sebanyak mungkin dan tahanlah selama mungkin. Ulangilah sebanyak 5 kali. Tataplah bayangan diri kita yang ada dicermin. PAndangan mata diusahakan tidak melihat tubuh maupun bayangan tubuh, namun lihatlah batas tepian kepala dengan latar belakang tembok. Setelah pAndangan mata kita terfokus, maka perlahan-lahan dari kepala dan bahu akan keluar cahaya aura kita. Sinar yang pertama kali terlihat, biasanya berwarna putih. Putih ini biasanya bukan merupakan warna aura kita yang sesungguhnya, melainkan dari warna aura yang sesungguhnya. Tataplah terus sampai kita melihat warna lain yang tidak berubah. Setelah berhasil, mulailah untuk melihat aura orang lain.
4. Melihat Aura Orang Lain
Mintalah bantuan seseorang yang akan menjadi objek untuk berdiri didepan tembok yang berwarna putih. Usahakanlah penerangan didalam ruangan dibuat remang-remang atau redup. Berdirilah lebih kurang 3 meter didepan objek. Fokuskanlah pAndangan mata pada bagian tepi kepala dan bahu objek. Perlahan-lahan akan keluar sinar aura dari tepi kepala objek. Fokuskanlah pAndangan pada seluruh tepian tubuh objek, maka seluruh tubuh objek akan memancarkan warna aura.
Carilah tembok yang berwarna putih, lalu duduklah dengan tenang pada jarak 1/2 meter dari tembok. Ambil nafas sebanyak mungkin dan tahan selama mungkin. Lakukan sebanyak 5 kali. Gosoklah kedua telapak tangan hingga terasa hangat. Tempelkanlah masing-masing jari tangan kanan dan kiri saling berpasangan. Letakkanlah kedua tangan yang masih berpasangan tadi 30 cm didepan mata dengan latar belakang tembok berwarna putih. Renggangkanlah perlahan-lahan kedua telapak tangan saling menjauh. Perhatikanlah, antara kedua ujung jari tadi akan mengeluarkan garis cahaya putih. Itulah aura yang memancar dari ujung jari kita.
2. Melihat Aura Dengan Telapak Tangan
Tariklah nafas dan gosokkanlah kedua telapak tangan seperti pada cara No. 1. Tempelkanlah salah satu telapak tangan pada tembok yang berwarna putih. Tariklah nafas, tahan dan hembuskanlah. Lepaskan telapak tangan dari tembok. Amatilah bekas telapak tangan yang tertinggal ditembok. Itulah aura yang memancar dari telapak tangan dan lama kelamaan akan larut dalam aura alam.
3. Melihat Aura Diri Sendiri
Letakkanlah cermin besar dihadapan kita. Duduklah dengan tenang. Usahakanlah latar belakang tembok berwarna putih dan penerangan berupa lampu neon. Tariklah nafas sebanyak mungkin dan tahanlah selama mungkin. Ulangilah sebanyak 5 kali. Tataplah bayangan diri kita yang ada dicermin. PAndangan mata diusahakan tidak melihat tubuh maupun bayangan tubuh, namun lihatlah batas tepian kepala dengan latar belakang tembok. Setelah pAndangan mata kita terfokus, maka perlahan-lahan dari kepala dan bahu akan keluar cahaya aura kita. Sinar yang pertama kali terlihat, biasanya berwarna putih. Putih ini biasanya bukan merupakan warna aura kita yang sesungguhnya, melainkan dari warna aura yang sesungguhnya. Tataplah terus sampai kita melihat warna lain yang tidak berubah. Setelah berhasil, mulailah untuk melihat aura orang lain.
4. Melihat Aura Orang Lain
Mintalah bantuan seseorang yang akan menjadi objek untuk berdiri didepan tembok yang berwarna putih. Usahakanlah penerangan didalam ruangan dibuat remang-remang atau redup. Berdirilah lebih kurang 3 meter didepan objek. Fokuskanlah pAndangan mata pada bagian tepi kepala dan bahu objek. Perlahan-lahan akan keluar sinar aura dari tepi kepala objek. Fokuskanlah pAndangan pada seluruh tepian tubuh objek, maka seluruh tubuh objek akan memancarkan warna aura.
Kamis, 22 Maret 2012
My dream house :*
Pendapat ku mengenai sahabat
Sahabat adalah orang yang mengerti akan hidup kita, disaat senang maupun susah. Jika dia mendekat kepada kita disaat dia sedang susah, maka bantulah dia. Jika dia mendekat disaat dia sedang senang, maka ikutilah kesenangan yang dia rasakan. Begitu pula sebaliknya, apabila dia menjauh disaat dia sedang kekusahan, maka carilah dia dan bantu kekusahan yang dia hadapi. Namun, apabila dia menjauh disaat dia sedang berada dalam kesenangan sendiri, maka dia waspadailah dia. Mungkin dia sudah tidak mempercayaimu lagi sebagai sahabat.
Sabtu, 17 Maret 2012
Sehari menjadi model :D
Bisa bergaya didepan kamera adalah salah satu keahlian ku :p
Aku tau kalo tampang ku emg pas2an dan postur tubuhku gak memungkinkan banget buat jadi seorang model. Sebenernya model adalah salah satu cita2 aku, tapi aku sadar dirilah sebelum benar2 terjun kedunia modeling *lebay*
Dan ini adalah beberapa foto (+ udah diedit) asal2an karena yg ngambil foto ini adalah adikku "Ghufran"(maklum ya sama ABG, soalnya ga begitu profesional :p)
Aku tau kalo tampang ku emg pas2an dan postur tubuhku gak memungkinkan banget buat jadi seorang model. Sebenernya model adalah salah satu cita2 aku, tapi aku sadar dirilah sebelum benar2 terjun kedunia modeling *lebay*
Dan ini adalah beberapa foto (+ udah diedit) asal2an karena yg ngambil foto ini adalah adikku "Ghufran"(maklum ya sama ABG, soalnya ga begitu profesional :p)
Langganan:
Postingan (Atom)


























