Bulan Juni. Siapa yang ga tau sih? Bulan yang ke-6 dari satu tahun. Mungkin bagi orang lain, bulan Juni itu ga jauh beda dari bulan-blulan lainnya. Tapi bagi ku, bulan Juni adalah bulan yang paling bersejarah dalam hidupku.
Juni, selain bulan dimana aku dilahirkan, juga adalah bulan yang menduka paling dalam untukku. Aku kehilangan kakek (aku memanggilnya ayah) untuk selamanya. Hal itu sangat membuat ku sedih, terlebih lagi, ayahku meninggal saat aku berusia 14 tahun tepat dihari ulang tahunku (4 Juni). Sungguh sebuah kado ulang tahun yang tidak terduga dari Allah SWT. Padahal rencananya pada hari itu, aku ingin menjenguk kakekku ke rumah sakit. Tapi apa mau dikata, dia telah tiada :'( Hari itu pun, air mata tak henti-henti nya mengalir deras dari mataku yang lama kelamaan mulai membengkak. Setiap teringat kenangan-kenangan bersama ayah, air mata ku pun bercucuran diwajahku. Aku selalu berdo'a agar Allah SWT melindungi ayahku dan menerima ayah disisiNya. Amin o:)
Da lagi, hal itu terjadi. 14 juni 2012, nyaijukku pergi meninggalkan kami untuk selamanya :'( Tepat 10 hari setelah aku merayakan sweetseven ku. Kesedihan kembali menyelimuti hari-hari ku. Air mata bercucuran kembali. Nyaijukku itu adalah adik dari ayahku. Mungkin bagi orang hal itu biasa. Tapi bagiku, itu adalah kenyataan pahit yang harus aku terima dengan ikhlas. Nyaijuk, dia adalah orang yang sudah ku anggap seperti ibuku sendiri. Dia adalah orang yang selalu ceria, suka berbagi cerita, sekaligus teman curhatku. Dia juga adalah orang yang paling perhatian didunia. Dia sangat memperhatikan pola makan dan kesehatanku jika aku bermain kerumahnya. Pernah saat itu aku kerumahnya, aku mengeluh sedikit rasa sakit padanya. Dengan cepatnya dia mengambil balsem dan minyak angi, lalu menggosokannya ketubuhku. Tidak lupa ia menyelimutiku. Sungguh seperti seorang ibu yang sangat menyanyangi anaknya. Anaknya telah meninggal sat muda karena terjangit suatu penyakit. Mungkin baginya, aku ini sudah dianggap seperti anak sendiri. Terimakasih nyaijuk, aku tidak akan melupakan kebaikanmu kepadaku selama ini :)
Bagiku, didunia ini aku memiliki 3 ibu, yaitu mama ku, ibu ku (istri alm.ayahku) dan nyaijuk. Mereka adalah 3 wanita yang paling berharga dan ku cintai didunia ini. Tapi, Allah berkata lain. Niatku untuk membuat nyaijuk bahagia harus terhenti sampai disini. Padahal aku ingin sekali, mengajak nyaijuk naik haji bersama keluarga ku. Tapi apa mau dikata, takdir telah menentukan garis hidup manusia. Sekarang, ibu ku tinggal 2 (mama dan ibu). Aku ingin melindungi ke2 wanita ini sampai titik darah penghabisan.
Lalu, siapakah yang berikutnya yang akan menyusul? Nobody knows. That's Allah secret. We just can wait for it. And we must ready when Allah call us, wherever we are :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar